September 2, 2014

Dalam Pesta Kamera




Edisi Korea Latern Park Jateng Fair 2014

Irero Doc.

Ada pesta kamera di Jateng Fair 2014.  Penyuka foto, penyuka lampion, penyuka keramaian dan hiburan malam tengah di manja dengan kehadiran Korea Latern Park di Jateng Fair 2014. Spot area yang khusus mengusung nuansa Korea dari lampion ini mulai menampakkan kemeriahan cahaya seiring tenggelamnya matahari. Makin gelap makin padat pula orang yang datang berkunjung. 

Irero Doc.

Panitia rupanya cerdas membaca fenomena yang sedang in di masyarakat.  Memadukan unsur Korea menjadi spot yang bagus untuk memenuhi mereka yang haus akan narsisme.  Zaman sekarang siapa yang tak punya kamera, hampir setiap pengunjung mengeluarkan telefon genggam dan tak mau ketinggalan untuk mengabadikan pose mereka bersama spot-spot lucu di KLP.   

Irero Doc.

Secara pribadi saya berkata ‘Wow indah nian tatanan lampion dengan berbagai bentuk ini’. saya adalah penyuka lampu dan segala hal yang menyiratkan sinar terang. Menurut saya, paduan gelap malam bersama sinar adalah keindahan yang teramat sangat. Romantis, eksotis dan mendamaikan.
Yang terlihat di berbagai sudut adalah orang serentak memainkan kamera baik dari Handphone, kamera pocket maupun DSLR. Semua orang berkonsentrasi dengan pose diri sendiri dan kamera. Entah apa yang dibidik, keabadiaan momen-kah? Keindahan-kah? Atau kepuasan diri? Itu hak setiap individu.

Irero Doc.

Malam lalu saya kebetulan berjalan sendirian, menikmati gemerlapnya lampion sembari memperhatikan tingkap polah orang-orang.  Senang sekali mereka, bahagia memang begitu sederhana. Pergi ke event lokal bersama orang terkasih dengan hanya berbekal kamera Handphone. Mungkin ada yang lebih rumit, tapi mungkin juga ada yang sesederhana itu.

irero Doc.

Saya jadi berfikir, bila dahulu kamera belum menjamur murah seperti sekarang, bagaimana keadaan orang-orang ketika berkunjung ke suatu hiburan? Bagaimana bila eksotisme ini terjadi 20 tahun lalu dan katakanlah hanya beberapa yang membawa kamera dengan roll film. Lalu apa yang mereka lakukan? Duduk bersebelahan dengan sang kekasih sembari menyandarkan kepala ke bahu dan menikmati eksotisme lampu? Bercanda atau mungkin sedikit bercumbu? Berjalan beriringan sembari tangan si perempuan bergelayutan di lengan si lelaki sembari terkagum memandangi lampu?

Irero Doc

Dalam keheningan saat menikmati suasana, mereka sebenarnya tidak hanya sedang menikmati, tapi juga tengah mengabadikan momen melalui pikiran dan hati.  Seberapa kuat ingatan itu? saya rasa cukup kuat untuk di ingat selama berpuluh-puluh tahun ke depan dan diceritakan kepada anak cucu kelak. Jaman dulu hiburan juga tak begitu banyak, oleh karenanya setiap hiburan terasa spesial dalam ingatan.

Irero Doc.
Banyak cara untuk menikmati dan mengabadikan suasana. Kalau versi saya, ada kalanya kita letakkan kamera,lalu berkonsentrasi menikmati panorama sekitar dan menyesapi setiap perasaan yang hadir di antaranya. Biarkan pikiran dan hati menaruh perhatian dan berproses untuk membentuk kenangan. Gunakan kamera secukupnya dan tidak membiarkannya menguasai seluruh kenangan yang ada. Karena tidak setiap rasa bisa tertangkap oleh kamera. 

Irero Doc.



Irero Doc.


Enjoy visit Jateng Fair 2014 and good luck :D

No comments:

Post a Comment

Perkara Makan dan Saudaranya

Makan adalah perkara rumit dalam hidup saya. Ini tak semudah seperti yang digambarkan orang-orang yang berkata bahwa itu hanya soal ...